Pemanfaatan Daun Sirih (Zotero)
PEMANFAATAN DAUN
SIRIH DALAM ERA MODERN
Oleh :
Putri Siska
Agustina
16030234031
Kimia B,
Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya
ABSTRAK
Daun sirih merupakan bagian
daun dari tanaman Sirih yang tumbuh merambata pada suatu penyangga bisa tanaman
lain atau kayu, berbentuk seperti jantung dengan ujung runcing dan memiliki aroma
yang sangat kuat ketika diremas, tanaman ini berasal dari family Piperaceae. Tanaman ini merupakan
tanaman yang serbaguna sehingga bagian daunnya saja mempunyai banyak kegunaan. Tanaman
yang banyak dijumpai di Indonesia ini dapat digunkan sebagai tanaman hias namun
disamping itu banyak manfaat medis untuk masalah kesehatan tubuh. Sejak dulu
daun sirih dipercaya dapat menguatkan gigi dan gusi, masyarakat tradisional
mengkonsumsinya dengan cara mengunyah daunsirih bersama dengan kapur. Dalam era
modern, daun sirih terus dikembangkan untuk mengatasi berbagai macam masalah dibidang
kesehatan secara khusus serta bidang lainnya.
Kata Kunci : Daun sirih, manfaat
ISI
Daun
sirih adalah daun dari tanaman Sirih yang banyak dijumpai di Indonesia
khususnya rumah-rumah warga sebab biasanya dipelihara sebagai tanaman hias
sekaligus tanaman obat di waktu tertentu. Tanaman sirih sendiri terdapat beberapa
spesies diantaranya adalah Sirih Hijau (Piper betle) dan Sirih Merah (Piper ornatum).
Sejak era tradisional, daun siirh dipercaya dapat menyembuhkan luka dan
menguatkan gigi serta gusi. Dalam era modern ini penelitian tentang pemanfaatan
daun sirih secara khusus sudah banyak berkembang.
Daun
sirih merah dapat dipertimbangkan sebagai alternative dalam pengobatan diabetes
mellitus. Hal ini terbukti ekstrak daun merah dengan dosis 50 sampai dengan 100
mg/kg berat badan tidak toksik terhadap organ hati (Kendran, Gelgel, Pertiwi, Anthara, Dharmayuda, &
Anggreni, 2013) .
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ternyata efektifitas pemberian
ekstrak daun sirih terhadap penetasan telur ikan gurami (O. gouramy),
memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap keberhasilan penetasan telur
ikan gurami (O. gouramy) (Ghofur, Sugihartono, & Thomas, 2014) . ekstrak daun sirih hijau (Piper betle) memiliki efek antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne sehingga bisa digunakan sebagai alternatif terapi Acne Vulgaris (Noventi & Carolina, 2016).
Bibliografi
Bibliografi
Achmad, A.,
& Suryana, I. (2015). Pengujian aktivitas ekstrak daun sirih (Piper betle
Linn.) terhadap Rhizoctonia sp. secara in vitro. Buletin Penelitian Tanaman
Rempah dan Obat, 20(1). Diambil dari
http://www.ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro/article/view/1895
Andayani, T. (2014). Minyak atsiri daun sirih merah (Piper crocatum)
sebagai pengawet alami pada ikan teri (Stolephorus indicus). Jurnal
Bioproses Komoditas Tropis, 2(2), 123–130.
Candrasari, A., Romas, M. A., & Astuti, O. R. (2012). Uji Daya
Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Ruiz & Pav.)
Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus ATCC 6538, Eschericia coli ATCC
11229 DAN Candida albicans ATCC 10231 Secara In Vitro. Biomedika, 4(1).
Diambil dari http://journals.ums.ac.id/index.php/biomedika/article/view/258
Damarini, S., Eliana, E., & Mariati, M. (2013). Efektivitas Sirih
Merah dalam Perawatan Luka Perineum di Bidan Praktik Mandiri. Kesmas:
National Public Health Journal, 8(1), 39–44.
Ghofur, M., Sugihartono, M., & Thomas, R. (2014). EFEKTIFITAS
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle. L) TERHADAP PENETASAN ℡UR IKAN
GURAMI (Osphronemus gouramy. Lac). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari
Jambi, 14(1), 37–44.
Kendran, A. A. S., Gelgel, K. T. P., Pertiwi, N. W. L., Anthara, M.
S., Dharmayuda, A. A. G. O., & Anggreni, L. D. (2013). Toksisitas Ekstrak
Daun Sirih Merah pada Tikus Putih Penderita Diabetes Melitus (TOXICITY OF RED
BE℡ EXTRACT IN
DIABETIC WHITE RAT). Jurnal Veteriner, 14(4), 527–533.
Kursia, S., Lebang, J. S., & Nursamsiar, N. (2016). Uji Aktivitas
Antibakteri Ekstrak Etilasetat Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) terhadap
Bakteri Staphylococcus epidermidis. Indonesian Journal of Pharmaceutical
Science and Technology, 3(2), 72–77.
Noventi, W., & Carolia, N. (2016). Potensi ekstrak daun Sirih
Hijau (Piper betle L.) sebagai alternatif terapi acne vulgaris. Medical
Journal of Lampung University [MAJORITY], 5(1), 140–145.
Pratiwi, R. (2005). Perbedaan daya hambat terhadap Streptococcus
mutans dari beberapa pasta gigi yang mengandung herbal (The difference of
inhibition zones toward Streptococcus mutans among several herbal toothpaste). Dental
Journal (Majalah Kedokteran Gigi), 38(2), 64–67.
Putri, R. A., & Murwandani, N. G. (2017). UJI COBA PENGGUNAAN DAUN
SIRIH GADING SEBAGAI BAHAN PEWARNA ALAMI PADA KAIN KATUN. Jurnal Seni Rupa,
5(03), 410–416.
Zainuddin, D. (2006). Tanaman obat meningkatkan efisiensi pakan dan
kesehatan ternak unggas. Lokakarya Nasional Inovasi Teknologi Dalam
Mendukung Usaha Ternak Unggas Berdayasaing. Balai Penelitian Ternak. Bogor.
Diambil dari
http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/fullteks/lokakarya/lkugs06-36.pdf
Komentar
Posting Komentar